Thursday, 3 November 2016

Kerdil

Aku yang kau anggap sakti hanyalah serpihan kecil dalam dalam pecahan dunia. Aku hanyalahah orang kerdil yang tak punya kuasa atau kemampuan menerawang diriku sendiri. yang mungkin kau harus tau aku masih melihatmu  menunggu saat yang tepat mendekat dan mendapatkanmu seutuhnya. Hanya dengan tuntunanNya lah caraku tuk tetap berusaha sebaik mungkin melakukan yang bisa ku lakukan saat ini sampai menunggu saatnya nanti. Di saat waktu yang digariskanNya telah. Terima kasih kau masih percaya dengan orang kerdil ini meski rindu dan pedih mungkin yang hanya kau dapat. Waktu kita masih banyak tuk saling memahami meskipun mungkin raga kita tak saling bertemu semoga hati kita tetap digaja olehNya.

Thursday, 6 October 2016

Relativitas Waktu

Jarak dan waktu bukanlah sesuatu yang mudah diukur oleh dua orang yang sedang berjalan. Akan terdapat perbedaan diantara seorang orang yang berjalan lebih cepat dan berjalan lebih lambat. Seorang yang berjalan cepat akan melihat ke seorang yang berjalan adalah diam namun dia sesungguhnya sedang berjalan searah dengan dirinya, namun di kecepatan yang lebih lambat daripadanya. Sebagaimana dalam alquran menyatakan bahwa
".... Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun dari tahun-tahun yang kamu hitung.” (QS: Al-Hajj:47).
Dari itu kita tahu bahwa tuhan itu berada di tempat dimana waktu daripadaNya berada pada kecepatan yang luar biasa cepat kita hanyalah titik kecil dihadapannya yang berjalan milyaran kali lebih lambat daripadaNya ataupun lebih yang tidak dapat dibandingkan denganNya.
Bahkan kita hanyalah bagian terlemah daripada mahluk mulia yang diciptakan Tuhan sebagai contoh adalah mahluk tuhan tercepat yang diciptakan dari cahaya yaitu malaikat. Dia mampu berjalan melintasi jagat dengan selang waktu yang jauh dari kita. Sebagaimana dalam alquran.
Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.”
(Qs. Al maarij, :4)
berdasarkan itu kita tahu sesungguh bahwa dihadapanNya kita bukanlah apa-apa dimatanya dan kita merupakan mahluk paling lemah yang tuhan ciptakan. Namun kita patut berbangga diri terhadap diri kita bahwa sesungguhnya kita adalah mahluk paling sempurna yang dijadikan tuhan sebagai khalifah dimuka bumi
“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan dilautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. (QS. Al Isra’ : 70)
Permasalahan dalam mengelola waktu inilah yang menjadi masalah buat kita untuk apa dan dijalan mana kita menjalani waktu yang trasa lama namun sebentar dihadapanNya.
“Allah bertanya: ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab: ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.’ Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui’.”
(Qs. Al Muminun: 112-114)
Yah bumi hanyalah sebentar tidak akan ada yang tau bumi kapan brakhir namun Tuhan tau kapan akhir dari dunia ini. Einstein mungkin hebat telah memecahkan salah satu hukum yang telah dibuat tuhan dengan teori relativitas khususnya tentang waktu dalam alquran. Namun itu hanyalah salah satu titik ilmu yang diciptakan tuhan yang mampu dia pecahkan. Maka carilah ilmu-ilmu itu agar kita mampu lebih dekat dengan memaknai apa yang diciptakanNya.

Wednesday, 28 September 2016

Takan Salah Memilih Tempat

Jodoh itu tidak akan salah memilih tempat. Sekian jarak dalam satu masa takan dapat menghalangi jalan yang telah digariskan rabb-Nya yang agung. Tidak ada kepastian dalam mulut seorang manusia, mereka hanya punya keinginan dan hanya akan memberi alasan. Kita hanya patut berdoa kepadaNya bukan meminta dari pada manusia. Selalu ada celah kecil yang akan diriNya beri untuk saling berbagi ikatan. Aku hanya pengecut yang meminjam hati dari Pemberi Rasa yang akan kembali padanya. Ku tak dapat berjanji namun ku dapat menyimpan rasa sampai kebahagiaan datang dalam kebaikan. sampai saat bisa tali silaturami dapat menjadi ikatan silaturahim. Meski itu hayalan panjang bukanlah janji. Lakukanlah yang buatmu bahagia, dan kulakukan apa yang kau suka. Tidak perlu bertanya dirimu apa? Namun selalu ada nama dalam doa yang terselip dan selalu senyuman dari setiap pesan yang kau siarkan. Semoga diriNya tetap menyimpan rindu itu.

Wednesday, 14 September 2016

Penyair

Tak ada sebuah perbincangan dari yang sebuah kalimat menyenangkan. Tiada kata yang manis selain kiasan. Bukan tak peka mungkin hanya menutup mata. bukan karena tak suka hanya takut mengungkap, takut mengungkap hati berkata rindu. hanya bisa melihat dan tersenyum. Lewat tulisan maupun pigura senyum bahagia. Hati mungkin tak pernah berdusta namun mulut meleset dari yang dirasa. bukan pengalihan hanya untuk mengakrabkan tak tau harus  berkata apa hanya ingin mengungkap rindu yang melanda. Bijih semu dalam titian rindu mengisi hati dalam kekosongan menunggu salam hangat dari kekhawatiran. Detak jam mengiring jiwa bersama isi hati yang terlepas mulut dan dan goresan seorang penyair.

Wednesday, 31 August 2016

Gang Kecil

Dipojokan gang kecil merintih diam tak berdaya
Menghitung setiap langkah hirur pikuk kota metropolitan
Membagi setiap langkah hitam dan putih dalam jalan kebahagiaan
Terdiam seorang menunggu sebuah pembebasan untuk mencapai jalur kesuksesan
Getirnya langkah yang penuh dengan ranjau sembilu dan luka menjadi hambatan dalam langkahnya
Menunggu seorang berhati emas menariknya dari lembah ke nestapaan
humor dijadikannya hiburan, syair mengisi dalam setiap langkahnya
memilih landasan pacu yang memutar memberi jarak lebih, dalam jalan menuju kebahagaian berharap suatu saat jalan yang dipilih membawanya terbang tinggi mengitari indahnya bumi
Tak ada yang tak mungkin dihadapanNya
Garis yang dipilihnya lebih berarti dibanding kebahagian lewat jalan pintas yang pendek tanpa kesan melewatkan setiap kejadian dan sulitnya sebuah usaha
Membagi setiap kesulitan menjadikan sebuah kenangan yang dapat diingat sampai helaan napas terakhir
Sengaunya napas jadi bukti usaha yang dilakukan, kucuran keringat jadi bukti kerasnya usaha dalam setiap langkahnya
tak ada yang mudah dan tak jalan pintas untuk kebahagiaan itu, hanya syukuri apa yang ada. Memilih jalan terbaik akan memberikan suatu yang positif, itulah motivasinya. Berharap di ujung jalan sana masih ada sisa hati dari masa sulitnya. Masa yang dimana pahit dan manis dijadikan kebahagiaan yang patut diingat dan disimpan dalam relung hatinya. Inilah jalan dia bukan tuk jadi dia tapi untuk jadi dirinya.

Monday, 22 August 2016

Curhat

Curahan hati mengisi kekosongan. Memberi isi dalam sebuah pandangan. Memperbaiki diri dalam kekurangan. Memberi hasrat tuk saling berharap. Mendapatkan kebahagiaan dalam kebersamaan. mencari frekuensi dalam getaran. Semakin tinggi getaran yang di dapat semakin bungkam dalam lisan.  Menjauhkan pandangan sebagai sebuah alasan meredam hasrat yang bergejolak. Merendah tuk meninggikan menjauh untuk mendekatkan. Rentetan pesan pun menjadikan alasan dalam memulai suatu hubungan. Bukan tuk mendekatkan tapi tuk menjaga sebuah harapan. Berharap mengisi kekosongan untuk dapat membuat sebuah ikatan. Dekatnya raga bukanlah jaminan dalam kebersamaan. Semakin cepat kau berjalan semakin jauh ku memulai. Semakin keras kau berucap semakin berat kata yang terungkap. langkah yang berlangsung lambat akan lebih berkesan di suatu saat. Bagai merpati pengirim surat yang akan tahu dimana rumahnya tuk berlabuh meskipun jarak dan cuaca menjadikan halangan. Kebahagiaan tetap jadi prioritas doa dan harapan tetap jadi kuncinya.
 

visitor

free counters

About Me

i have learn in blogging sorry my blog is bad

Followers

My Learn Blogging Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template